Penjelasan Web Proxy Mikrotik
Selasa, 18 Agustus 2015
Penjelasan Web Proxy Mikrotik
Proxy adalah
suatu aplikasi yang menjadi perantara antara client dengan server,
sehingga client tidak akan berhubungan langsung dengan server-server
yang ada di Internet. Mikrotik memiliki fitur Web proxy yang bisa
digunakan sebagai proxy server yang nantinya akan menjadi perantara
antara browser user dengan web server di Internet.
Cara Kerja Web Proxy
Ketika user
membuka suatu situs, maka browser akan mengirimkan HTTP request ke
Server, namun karena computer user ini menggunakan web proxy maka proxy
akan menerima HTTP request dari browser tersebut kemudian membuat HTTP
request baru atas nama dirinya. HTTP request baru buatan Proxy inilah
yang diterima oleh Server kemudian Server membalas dengan HTTP Response
dan diterima oleh Proxy yang kemudian diteruskan ke browser user yang
sebelumnya melakukan request.
Perbedaan Web Proxy dengan NAT
Mungkin
penjelasan cara kerja web proxy di atas hamper mirip dengan NAT (Network
Address Translation) Masquerade, namun sebenarnya berbeda. Karena jika
menggunakan NAT, maka Mikrotik hanya akan meneruskan HTTP Request yang
dibuat oleh computer user. HTTP request tersebut diteruskan ke Server
oleh Mikrotik tanpa membuat HTTP request baru seperti halnya pada Web
Proxy.
NAT hanya
menangani paket data saja, sedangkan Proxy bekerja dengan memeriksa
konten dari HTTP Request dan Response secara detail, sehingga Proxy
sering juga disebut sebagai Application Firewall.
Web Proxy Membutuhkan Resource CPU Besar
Jika
mengaktifkan fitur Web proxy pada Mikrotik anda harus memperhatikan
kapasitas memori dan CPU. Karena Mikrotik akan membuat HTTP Request baru
atas nama dirinya, sehingga membutuhkan pemakaian Resource memori dan
CPU yang lebih besar daripada hanya menggunakan NAT. Jika pemakaian
resource Mikrotik berlebihan maka akan membuat Router Mikrotik anda hang
dan koneksi internet pun akan jadi lambat.
Keuntungan menggunakan Web Proxy
Fungsi dari
proxy secara umum adalah sebagai Caching, Filtering, dan Connection
Sharing. Semua fungsi ini dapat anda temui pada Web Proxy Mikrotik.
Berikut ini adalah Keuntungan / Manfaat Web Proxy pada Mikrotik :
Caching
Web Proxy
Mikrotik dapat melakukan caching content yaitu menyimpan beberapa konten
web yang disimpan di memori Mikrotik. Konten tersebut akan digunakan
kembali apabila ada permintaan pada konten itu lagi. Misalnya anda
membuka Facebook.com, maka file-file pada web tersebut seperti image,
script, dll akan disimpan oleh web proxy, sehingga jika lain kali anda
membuka Facebook maka tidak perlu konek ke Internet pun halaman itu bisa
dibuka dengan mengambil file dari cache proxy. Hal ini dapat menghemat
bandwidth Internet dan mempercepat koneksi.
Filtering
Dengan
menggunakan Web Proxy anda dapat membatasi akses konten-konten tertentu
yang di-request oleh client. Anda dapat membatasi akses ke situs
tertentu, ekstensi file tertentu, melakukan redirect (pengalihan) ke
situs lain, maupun pembatasan terhadap metode akses HTTP. Hal tersebut
tidak dapat anda lakukan jika hanya menggunakan NAT.
Connection Sharing
Web Proxy
meningkatkan level keamanan dari jaringan anda, karena computer user
tidak berhubungan langsung dengan web server yang ada di Internet.
Demikian Penjelasan Web Proxy Mikrotik, terima kasih telah berkunjung.

0 komentar:
Posting Komentar